Hujan Lebat Yang Berkepanjangan di Jepang Menyebabkan Banyak Korban

Spread the love

Pihak berwenang memperingatkan tanah longsor bisa menghantam bahkan setelah hujan reda saat bencana membentuk menjadi yang terburuk dalam beberapa dekade terakhir.

Hujan deras telah menghantam Jepang bagian selatan untuk hari ketiga, memicu peringatan bencana baru saat pemerintah melafalkan jumlah korban tewas menjadi 48 dengan 28 lainnya diduga tewas.

Juru bicara pemerintah Jepang Yoshihide Suga mengatakan eksistensi 92 orang tidak diketahui, mayoritas di wilayah selatan prefektur Hiroshima.

Lebih dari 100 laporan korban sudah diterima, seperti mobil disapu, katanya.

“Upaya penyelamatan ialah pertarungan dengan waktu,” Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan kepada wartawan. “Tim penyelamat melakukan yang terbaik.”

Badan Meteorologi Jepang mengatakan, curah hujan tiga jam di satu wilayah di Prefektur Kochi menjangkau 26,3 cm (10,4 in), tertinggi sejak daftar tersebut dibuka pada tahun 1976.

Penilaian korban telah sulit sebab luasnya wilayah yang dipengaruhi oleh curah hujan, banjir dan tanah longsor.

Pihak berwenang memperingatkan tanah longsor dapat menghantam bahkan setelah hujan reda saat bencana tersebut berpotensi menjadi yang terburuk dalam beberapa dasawarsa.

Prefektur Kochi, di Shikoku, memberikan peringatan tanah longsor nyaris di semua pulau.

Penyiar publik NHK TV mengindikasikan mobil terbalik di jalan yang tertutup lumpur. Seorang pekerja toko, yang melarikan diri ke atap di dekatnya, menuliskan air telah menjangkau setinggi kepalanya.

Pemerintah Jepang menegakkan kantor darurat, yang dirancang guna krisis seperti gempa bumi besar.

Daerah pemukiman di prefektur Okayama, di pulau utama Honshu, meresap dalam air cokelat yang menyebar seperti telaga besar.

Beberapa orang melarikan diri ke atap dan balkon untuk melambaikan tangan dengan marah ke arah helikopter penyelamat. Perahu dayung militer juga dipakai untuk membawa orang ke tanah kering.

Perfektur Okayama menuliskan tiga orang sudah tewas, enam lainnya hilang dan tujuh lainnya cedera, salah satunya serius.

Enam rumah hancur, sementara nyaris 500 banjir. Perintah atau nasihat pengungsian dikeluarkan untuk lebih dari 910.000 orang, kata prefektur tersebut dalam suatu pernyataan.

Kantor berita Kyodo melaporkan beberapa kematian dampak tanah longsor di Hiroshima dan lebih banyak korban yang ditemukan dari lokasi tinggal yang runtuh di ibukota kuno Kyoto, kedua wilayah di mana curah hujan turun dalam beberapa hari terakhir.

Di seluruh wilayah yang terpukul, sungai-sungai membengkak dan mobil-mobil yang diparkir duduk di genangan air.

Jepang sudah mengirim pasukan, petugas pemadam kebakaran, polisi dan pertolongan bencana lainnya. Orang-orang pun dibawa ke media sosial untuk memohon bantuan.

Di prefektur Ehime, seorang perempuan ditemukan tewas di lantai dua sebuah rumah yang terkubur tanah longsor, kata Kyodo.

Juga di Ehime, dua anak sekolah dan ibu mereka yang tersedot ke tanah longsor tetapi tidak dapat diselamatjan, katanya.

Namun ada kejadian lucu, ketika petugas mencari korban bencana yang masih terkepung banjir mereka menemukan salah satu warga tengah asyik bermain kartu di Situs Agen Bola.

Facebook Comments